Pengertian Swing Trading

Trading sebagai kegiatan jual-beli instrument seperti saham yang sudah dilakukan dalam periode pendek untuk memperoleh keuntungan. Instrument yang dapat kamu pakai juga bermacam, seperti jual-beli saham, trading forex (mata uang asing), trading komoditas, trading emas, dan jual-beli instrument yang lain.

Istilah swing trading mengarah pada taktik yang dipakai seorang swing trader untuk raih keuntungan trading dalam masa yang super singkat. Umumnya taktik ini dilaksanakan dalam waktu sekian hari sampai dua minggu saja.

Adapun konsep kerja yang dipakai ialah jual-beli saham di swing low dan menjualnya kembali saat harga saham di swing high. Kamu perlu pelajari taktik analisis gerakan harga saham untuk dapat mengimplementasikannya.

Ini mengombinasikan analisis teknikal gerakan harga dengan pahami skema candlestick atau chart pattern yang digabungkan dengan analitis esensial untuk raih keuntungan yang ditarget.

Langkah Lakukan Taktik Swing Trading

Swing trading ialah taktik trading yang menyatukan analitis esensial dan teknikal untuk tangkap gerakan harga yang berarti. Buat memperoleh keuntungan yang optimal dari swing trading, berikut cara-cara lakukan taktik swing trading menurut Justin Kuepper (2021).

1. Pra-Pasar

Di Amerika sendiri, skema kegiatan rutin Swing trader akan diawali pada pukul 06.00, jauh saat sebelum sesion trading harian dibuka, bergantung dari di pasar mana trader lakukan trading. Waktu pra pasar penting untuk mendapati kekuatan trading, membuat daftar pengamatan harian, dan mengecek status yang ada.

Pada tahapan ini, umumnya swing trader lakukan beberapa hal berikut.

Mengevaluasi Pasar

Dengan ikuti informasi atau perubahan terkini berkaitan pasar, kamu perlu memerhatikan 3 poin utama yakni sentimen pasar keseluruhannya [bullish/bearish, inflasi, dan sesion perdagangan luar negeri].

Mendapati Kekuatan Trading

Kamu dapat buka status dengan manfaatkan beberapa data dari analitis esensial atau keluar status dengan kontribusi analitis tehnis.

Membuat Daftar Pengamatan

Seterusnya, kamu bisa juga perlu membuat daftar pengamatan asset di hari itu. Asset yang diputuskan hanya asset yang mempunyai peluang untuk diperjualbelikan secara baik.

Check Asset yang Sudah Kamu Punyai

Dari beberapa aset yang sudah kamu membeli awalnya, adakah peralihan berarti di mana kamu wajib melakukan stop-loss atau take keuntungan?

2. Jam Perdagangan

Pada pukul perdagangan, swing trader umumnya akan mengawasi pasar dan memulai berdagang. Saat swing trader telah mendapati asset yang kiranya mempunyai potensi, karena itu mereka akan buka status.

Dalam pada itu, tutup status umumnya diambil berdasar hasil analitis teknikal dengan manfaatkan beragam tanda yang tepat.

3. Sesudah Pasar Perdagangan Tutup

Perdagangan sesudah pasar sekuritas tutup umumnya jarang-jarang dipakai oleh swing trader karena pasar yang condong tidak likuid. Umumnya, hal yang sudah dilakukan swing trader sesudah pasar tutup ialah penilaian kerja.

Penilaian kerja mengikutsertakan pengecekan semua kegiatan perdagangan dan mengenali beberapa hal yang lain perlu dipertingkat.

Tehnik Lakukan Swing Trading

Ada dua tehnik yang populer dalam swing untuk mengurus resiko yang hendak terjadi.

1. Tehnik Entry

Pertama ada tehnik entry. Saat Anda memakai tehnik ini, karena itu proses masuk dan pembelian saham akan ikuti trend.

Trend dalam saham sendiri memiliki arti sebuah kecondongan gerakan harga di saat tertentu. Trend terdiri atas peningkatan (uptrend), pengurangan (downtrend), dan mencatatr (sideways).

Saat Anda membaca trend harga sebagus mungkin, karena itu memperoleh waktu entry yang akurat. Dengan demikian, kekuatan risk/penghargaan yang hendak Anda terima lebih bagus.

Tehnik entry dalam artian swing trading bisa menolong tentukan kesuksesan trading periode panjang. Janganlah lupa untuk membikin cek daftar entry supaya lebih tepat.

2. Tehnik Keluar

Ke-2 ada tehnik keluar yang memiliki arti taktik keluar pasar. Anda dapat memakai tehnik ini untuk tentukan waktu keluar pasar yang akurat.

Pemakaian tehnik keluar biasanya ialah di saat trader telah capai nilai limit paling rendah. Tentu saja tiap trader mempunyai nilai limit paling rendahnya masing-masing.

Tehnik keluar akan membuat trader tidak untuk terbuai saat peningkatan harga saham naik. Dengan demikian, trader tidak harus memikul rugi yang besar.

Karena itu, swing trader harus sanggup tentukan titik keluar yang akurat. Tak lupa untuk memakai sarana Trailing Setop untuk amankan keuntungan optimal.

Kekurangan Swing Trading

1. Habiskan Banyak Waktu

Taktik swing trader ini bisa memerlukan waktu beberapa hari atau beberapa minggu atau bahkan juga beberapa bulan saat sebelum capai sasaran dan tutup status seperti keinginan.

2. Resiko Bermalam

Dengan memakai taktik swing trading memiliki arti harus meredam status dalam periode waktu yang lama, yang memiliki arti harus meredam status terbuka yang bermalam. Resikonya ialah bila broker yang digunakan kenakan ongkos bermalam (swap) karena itu status terbuka yang bermalam barusan akan dikenai ongkos bermalam sampai status itu ditutup.

3. Resiko Dari Kejadian Informasi

Taktik swing trading cukup rawan dengan kejadian informasi yang ada. Kejadian informasi ini bisa meliputi musibah alam, kejadian ekonomi dan politik yang bisa tingkatkan volatilitas harga yang naik dan peralihan arah trend yang mendadak bisa hapus beberapa keuntungan yang dicapai awalnya.

4. Melewati Trend Periode Pendek

Karena konsentrasi di trend periode menengah, taktik swing trading kerap melewati peristiwa-kejadian gerakan harga di trend periode pendek. Di mana itu dapat digunakan untuk memperoleh keuntungan periode pendek.

Verified by MonsterInsights