Pengertian Likuiditas

Di dunia ekonomi tentu tidak jauh dengan yang bernama likuiditas. Untuk kamu yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai likuiditas, dan manfaatya di perusahaan, Yok baca terus artikel ini. Karena di sini akan diulas secara simpel, dibarengi dengan macamnya hingga bisa membuat kamu lebih gampang dalam pahaminya.

Pertama, kita akan awali dengan pemahaman berkaitan likuiditas. Likuiditas ialah kekuatan satu perusahan dalam penuhi kewajiban untuk bayar hutang-hutang periode pendeknya, yakni hutang usaha, hutang dividen, hutang pajak, dan sebagainya.

Likuiditas sebagai kekuatan seorang atau perusahaan untuk membayar hutang-hutang yang selekasnya harus dibayarkan dengan memakai harta lancarnya. Secara umum, tingkat likuiditas satu perusahaan diperlihatkan dalam beberapa angka tertentu, seperti angka rasio cepat, angka rasio lancar, dan angka rasio kas.

Dalam masalah ini, makin tinggi tingkat likuiditas satu perusahaan karena itu performanya dipandang makin baik. Perusahaan dengan tingkat likuiditas yang tinggi umumnya mempunyai peluang lebih bagus untuk memperoleh beragam support dari banyak faksi, misalkan instansi keuangan, kreditur, atau penyuplai.

Elemen khusus likuiditas

Pada umumnya, elemen khusus dari likuiditas ialah beberapa poin yang wajib buat disanggupi. Salah satunya, berikut tiga elemen khusus likuiditas untuk suatu perusahaan.

Kerapatan

Kerapatan atau jarak yakni elemen yang menerangkan jarak harga di suatu produk. Jarak harga bisa menjadi jarak harga biasa dan jarak harga yang disepakati perusahaan. Perannya ialah perusahaan bisa menerangkan transaksi bisnis produk yang dipakai.

Kedalaman

Kedalaman sebagai elemen yang memvisualisasikan jumlah pemasaran dan pembelian satu produk. Dengan demikian perusahaan gampang memberi range harga dari produk yang dipasarkan atau dibeli.

Resiliensi

Resiliensi yaitu penjelasan peralihan harga untuk memperlihatkan kecepat peralihan harga satu produk dari harga biasa jadi harga lebih efektif. Elemen ini berperan untuk menerangkan ada ketakstabilan harga satu produk.

Rasio Likuiditas

1. Current ratio atau rasio lancar

Kemampuan perusahaan untuk tutupi kewajiban lancarnya yang hendak jatuh termin dalam kurun waktu setahun dengan asset lancarnya, seperti kas, piutang, dan stok, bisa diukur dengan rasio lancarnya.

Makin baik rasionya, makin likuid perusahaan itu.

Berikut ialah rumus dari current ratio atau rasio lancar:

Rasio Lancar (current ratio) = Aktiva lancar (current assets) / Hutang Lancar (current liabilities)

2. Quick ratio atau rasio cepat

Rasio cepat mengecuali stok dari asset lancar karena menilai kemampuan perusahaan untuk bayar kewajiban periode pendek dengan asset yang paling likuid.

Nama lain dari rasio ini ialah acid tes ratio. Untuk hitungnya, Anda dapat memakai rumus:

Rasio cepat (quick ratio) = (Aktiva Lancar – Stok) / Hutang lancar

atau

Rasio cepat (quick ratio) = (Sama dengan kas + Surat bernilai + Piutang usaha) / Hutang lancar

3. Kontan ratio atau rasio kas

Salah satunya langkah ketahui likuiditas perusahaan dengan hitung rasio kas. Ini dipakai khususnya saat ingin tentukan pembagian hutang lancar pada keseluruhan kas dan sama dengan kas yang dipunyai oleh satu perusahaan.

Tanda ini memandang kekuatan perusahaan untuk membayar hutang periode pendeknya dengan uang kontan atau sumber daya yang bisa diubah jadi uang kontan secara cepat, terhitung surat bernilai yang siap diperjualbelikan.

Berikut ialah rumusnya:

Rasio kas (kontan ratio) = (Kas + Surat bernilai) / Hutang lancar

Peranan Likuiditas

Adapun fungsi-fungsi dari likuiditas tersebut untuk perusahaan salah satunya:

  1. Media untuk jalankan kegiatan setiap hari
  2. Sebagai mengantisipasi dana yang dibutuhkan ketika berada keperluan menekan.
  3. Memudahkan nasabah (untuk instansi keuangan atau bank) yang ingin lakukan penarikan dana.
  4. Sebagai point pemasti untuk satu perusahaan untuk memperoleh kesepakatan investasi atau usaha yang lain memberikan keuntungan.

 

Verified by MonsterInsights